10 jenis Pesugihan yang Populer Di Indonesia

Posted on May 13, 2015 By

Pada Dasarnya Jenis Pesugihan sangatlah banyak, akan tetapi disini akan diuraikan 10 jenis Pesugihan yang cukup Populer Versi Mustikakesuksesan.com :

1. Ngipri

Salah satu jenis pesugihan yang cukup terkenal di kalangan masyarakat luas, cara pesugihan ini adalah pelaku merubah wujud menjadi hewan sesuai dengan perjanjian awal memperoleh pesugihan, seperti menjadi babi, ular, monyet, kucing dan lain-lain.

2. Pesugihan Nyi Blorong

Mempraktekkan ilmu pesugihan jenis ini bisa menyebabkan seseorang kaya mendadak, wujud pesugihan ini berbentuk ular yang bersisik emas, Jika pelaku pesugihan melakukan hubungan badan dengan ular tersebut maka sisik-sisinya yang berupa emas tadi akan rontok di tempat tidurnya. konon sebagai balasan nya adalah ketika pelaku pesugihan meninggal dia harus menjadi budak dari nyi blorong

3. Pesugihan Nyai Puspo Cempoko

Jenis Pesugihan ini sangat terkenal di Jawa Tengah lebih tepatnya di kota Rembang dan sekitarnya. Syarat pesugihan ini adalah pelaku harus laki-laki karena pelaku pesugihan ini akan diambil suami dan setiap malam jumat kliwon harus bersenggama dengan Nyai Puspo Cempoko sebagai balasannya, pelaku pesugihan akan menerima harta yang begitu banyak. Nyai Puspo Cempoko adalah makhluk ghaib penunggu daerah Kabongan Salah satu desa di Kota Rembang. Di daerah tersebut hawa mistik akan sangat kental, banyak orang yang sering datang untuk melakukan ziarah dengan tujuan tertentu.

Jenis Pesugihan

4. Pesugihan Lereng Merapi

Pada zaman Mataram kuno, panembahan senopati (nama raja Mataram) memberi mandat kepada seorang sakti mandraguna yang bernama kerincing wesi, pada satu waktu kerincing wesi berubah menjadi raksasa karena telah memakan telur naga kiai jagad, untuk selanjutnya dalam menjalankan tugas menjaga merapi dia diberi hadiah tunggangan berupa gajah yang raksasa juga oleh panembahan senopati. setelah beberapa tahun gajah itu mati dan dikuburkan oleh kerincing wesi di suatu tempat.

Tempat itulah yang sekarang biasa disebut dengan watu tumpeng, Situs ini berada di kawasan Cangkriman Sleman Yogyakarta. banyak para pengunjung yang datang dari dalam dan luar kota untuk berziarah dengan tujuan tertentu dan banyak diantara mereka yang membawa sajen berupa kemenyan, jajanan pasarĀ  dan lain sebagainya

5.Pesugihan Munding Seuri

Pesugihan ini terletak di kawasan Gunung Gede Cibodas Jawa barat. Tidak sedikit Masyarakat yang percaya bahwa tempat itu adalah tempat bersemayam nya Raden Surya kencana Yakni seorang putra mahkota dari pendiri Kota Cianjur Raden Aria Wiranatudatar, konon beliau semasa hidup beristrikan makhluk halus.

Di kawasan ini pula terdapat gubuk yang di dalamnya terdapat sebuah gundukan tanah seperti kuburan. Di tempat tersebut banyak orang yang mencari pesugihan. Namun untuk mencari pesugihan ditempat ini harus dilakukan saat bulan purnama, karena jika tidak konon segala upaya yang dilakukan akan sia-sia.

6. Pesugihan BuluĀ  Genderuo

Jenis Pesugihan ini tidak sepopuler jenis pesugihan yang lainnya, ini cukup beralasan karena sulitnya melakukan proses pesugihan ini, yakni pelaku pesugihan diharuskan telanjang bulat di bawah pohon gayam dan menyediakan masakan dari burung gagak. Menurut beberapa orang yang telah melakukan pesugihan ini meski untuk mendapatkannya cukup sulit akan tetapi pesugihan ini tidak begitu mengandung resiko karena Genderuo tidak meminta tumbal atau nyawa.
Cara memperoleh bulu genderuo adalah ketika genderuo sibuk memakan masakan dari burung gagak pelaku harus lincah untuk mengambil bulu genderuo, jika beruntung maka pelaku akan mendapatkan bulu genderuo dan dipercaya rizkinya akan mengalir seperti air bah, akan tetapi jika tidak beruntung orang tersebut akan enggan untuk mengulangi nya kembali karena takut dengan wujud genderuo tersebut.

7. Pesugihan Gunung Kemukus

Alkisah, pada zaman dahulu ada seorang pangeran bernama Pangeran Samudro (ada yang menyebut bangsawan ini dari keluarga kerajaan Majapahit namun versi lain menyebutkan pangeran Samudro berasal dari Bangsawan kerajaan Pajang). Pangeran Samudro Jatuh cinta kepada Ibunda nya Sendiri yakni Dewi Ontrowulan. keduanya menjalin Asmara sampai suatu waktu Ayahanda nya mengetahui dan murka terhadap keduanya kemudian pangeran Samudro diusir dari Istana.

Dalam Kekecewaan nya Pangeran Samudro mencoba menghilangkan kesedihan nya dengan cara berkelana hingga sampailah Ia di Gunung kemukus dan menetap di sana. tak lama kemudian Ibunda dari Pangeran Samudro menyusul ke Gunung Kemukus untuk melepas kerinduan.

Namun kesialan Pangeran Samudro belum berhenti, belum juga anak dan ibu ini melakukan hubungan intim. Masyarakat di sekitarnya memergoki dan menangkap keduanya, kemudian merajamnya hingga keduanya tewas. konon sebelum menghembuskan nafas terakhir Pangeran Samudro berteriak ” Baiklah Saya menyerah tapi dengarlah sumpahku, Barang siapa yang mau meniru perbuatanku di sini, maka dialah yang akan menebus dosaku dan sebagai imbalan nya saya akan mengabulkan segala permintaanya.

8. Pesugihan Tukar Janin

Proses pesugihan ini dilakukan dengan cara memindahkan janin untuk diberikan kepada jin perempuan yang ingin memiliki keturunan. sebagai imbalannya jin inilah yang akan memberi imbalan berupa harta yang melimpah. pantangan dari pesugihan ini adalah dilarang meminta atau mengharapkan anaknya kembali.

9. Pesugihan Tuyul

Jenis pesugihan ini cukup populer dikalangan Masyarakat luas. Tuyul dapat digambarkan seperti anak kecil atau orang dengan tubuh kerdil dan memiliki kepala pelontos tanpa rambut. Untuk alasan tertentu seseorang dapat memelihara tuyul, pada umumnya motif memelihara tuyul adalah memanfaatkannya untuk mencuri uang.

Untuk menangkal tuyul, caranya adalah dengan memasang yuyu (sejenis kepiting) disejumlah sudut rumah karena tuyul dipercaya menyukai yuyu sehingga ia lupa akan tugas yang dibebankan pemiliknya.

Konon tuyul berasal dari janin orang yang menggugurkan bayinya, karena berasal dari bayi inilah tuyul memiliki karakter seperti anak-anak yakni gemar bermain.

10. Pesugihan Tukar Istri

Jenis pesugihan ini sama saja seperti pelaku menjual Istrinya kepada setan, Biasanya yang melakukan ritual pesugihan ini adalah para suami yang sakit hati karena ditinggal selingkuh Istrinya berselingkuh. Ritual ini biasanya dilakukan di Goa Susuh angin di Gunung Kuncen Lerengg Gunung Merbabu, Namun hati-hati karena di daerah ini berlaku petuah Masyarakat “jelma Mara Jelma Mati” dapat diartikan siapa yang datang dia akan mati.

Pesugihan